Posted by: sekolahbahasainggris | May 12, 2008

Couch Potato

Frasa itu dalam kamus bahasa inggris, merujuk pada orang-orang yang malas-malasan dan cuma duduk saja tidak mengerjakan apapun. Tak jelas kenapa kemudian kentang diasosiasikan dengan kemalasan, mungkin saja karena kentang paling tidak di Inggris umumnya gemuk-gemuk. kentang juga biasanya pula sebelum dimasak hanya dibiarkan saja teronggok di pojok dapur atau bahkan di gudang. namun para petani Inggris menganggap asosiasi sifat malas kepada kentang sam sekali tidak benar dan frasa ‘kentang malas’ memberi citra buruk terhadap kentang.

Cabut citra negatif

Para petani kemudian menggelar unjuk rasa di luar gedung Parlemen di London, untuk menekankan bahwa kentang adalah makanan yang sehat. Mereka kuatir jika konotasi negatif dari frasa itu dapat menyebabkan orang-orang jadi ogah tidak membeli kentang lagi. Padahal kentang amat penting bagi masyarakat Eropa, dan banyak petani bisa-bisa kehilangan pendapatannya. Rata-rata, rakyat Inggris makan sekitar lima ratus kentang setiap tahunnya, dan hanya orang Irlandia dan Portugis yang bisa mengalahkan orang Inggris dalm soal makan kentang.

disisi lain ada kekuatiran bahwa meningkatnya kampanye agar orang menghindari karbonhidrat, juga akan mempengaruhi pendapat kentang, bahwa kentang tidak bagus bagi kesehatan. Jennifer John dari Dewan Kentang Inggris mengatakan itulah alasan mereka menentang penggunaan frasa couch potato  atau kentang malas.

“Jadi kami langsung saja mengangkat hal ini bahwa kentang itu rendah kadar lemaknya,penuh energi,dan mengandung banyak vitamin C,kata Jennifer John.”Langkah kami adalah mengingatkan orang bahwa kentang harus atau dapat menjadi bagin dari menu makanan sehat,tambahnya”

Tidak mau sensor

Maka para petani melakukan unjuk rasa di parlemen dan juga di kantor penerbit kamus bahasa Inggris Oxford,OED, untuk meminta agar frasaitu dicabut. Apalagi Oxford Dictionary merupakan kamus yang terpercaya dan banyak dipakai orang diseluruh dunia. Jadi citra negatif kentang malas tentu bisa menyebar pula kesekuruh dunia.

Namun pihak penerbit kamus mengatakan frasa yang berasal dari Amerika pada tahun 1970-an itu baru bisa dicoret dari kamus kalau memang tidak lagi digunakan. Dan redakturpenerbitan kamus Oxford, John Simpson, menjelaskan akan tetap menaruh frasa Couch Potato dalam kamus bahasa Inggris Oxford. Seperti yang mungkin anda sadari, keputusan untuk memasukkan satu frasa ata kata, berdasarkan peredaran kata itu sendiri, bukan karena tekanan dari berbagai kelompok, tambahnya.

Piha penerbit kamus tampaknya memang tidak mau berurusan pada citra sebuah tanaman, tapi pada penggunaan sebuah kata atau frasa dalam kehidupan sehari-hari. Dalam istilah John Simpson, mereka tidak mau disebut menyensor sejarah karena tekanan sekelompok orang, dan bisa jadi langkah petani kentang diikuti kelompok-kelompok lainya pula.

written asri w.h


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: