Posted by: sekolahbahasainggris | May 12, 2008

“Bunga Rampai Energi dari Negeri Sakura”

TokyoTopik sumber energi berisi paparan tentang potensi energi laut Indonesia, sumber energi gas alam, sumber energi gas hidrat, dan sumber energi biomassa. Laut Indonesia ternyata menyimpan potensi yang signifikan guna turut mensuplai kebutuhan energi nasional. Paparan tentang potensi energi laut Indonesia yang meliputi energi gelombang, pasang surut, arus laut, dan perbedaan suhu laut, disampaikan pada tulisan berjudul Potensi Energi di Benua Maritim Indonesia. Tulisan kedua berjudul Sumber Energi Gas Alam menguraikan posisi gas alam dalam menopang energi nasional. Tulisan ini juga menjelaskan beberapa jenis teknologi energi gas alam, seperti CCGT (Combined Cycle Gas Turbine), CNG (Compressed Natural Gas), LPG (Liquefied Petroleum Gas), dan GTL (Gas to Liquid). Artikel selanjutnya, Gas Hidrat, Sumber Energi Alternatif Abad 21, mengupas salah satu jenis sumber energi baru yang potensial untuk menggantikan peran minyak bumi bagi peradaban manusia. Gas hidrat atau methan hidrat banyak ditemukan di berbagai belahan dunia; dari Jepang hingga Amerika. Tulisan ini mengupas pengertian gas hidrat, lokasi keberadaannya, masalah lingkungan yang terkait dengan gas hidrat, serta berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh berbagai negara. Artikel terakhir dalam topik sumber energi, yakni Sumber Energi Alternatif dari Biomassa, menguraikan karakteristik berbagai jenis biomassa yang bisa digunakan sebagai bahan bakar. Beberapa teknik konversi energi yang bisa diterapkan pada biomassa juga diuraikan dalam tulisan tersebut.

Topik kedua dari buku ini, yakni teknologi energi, berisi paparan tentang berbagai teknologi energi yang potensial digunakan dalam mengeksploitasi sumber-sumber energi baru yang belum banyak digunakan manusia. Pada topik ini terdapat tulisan tentang sel surya, teknologi fusi, fuel cell, reaktor temperatur tinggi, teknologi mobil hybrid, dan mobil berbahan bakar batubara. Sel Surya: Merubah Sinar Matahari Menjadi Limpahan Energi membahas cukup detail berbagai hal seputar sel surya: potensi, sejarah, cara kerja, jenis, dan penggunaan teknologi nano. Sumber energi surya merupakan salah satu potensi terbesar yang ada di bumi guna menggantikan peran bahan bakar minyak di masa mendatang. Artikel kedua pada topik teknologi energi masih membicarakan energi matahari; namun bukan pada pemanfaatan radiasi matahari, melainkan pada usaha “membumikan” reaksi yang terjadi di matahari. Mereplika Tenaga Matahari bertutur tentang teknologi fusi yang dipandang sebagai teknologi energi masa depan. Reaksi fusi yang terjadi pada deuterium dan tritium akan menghasilkan helium, neutron, dan melepaskan sejumlah energi. Selain lebih aman dibandingkan teknologi fisi pada nuklir, bahan untuk reaksi fusi ini juga tidak sulit ditemukan di bumi.

Apakah fuel cell itu? menguraikan salah satu teknologi energi yang potensial untuk masa depan peradaban manusia. Teknologi ini sangat menarik baik dari sisi pembawa energi (energy carrier), yakni hidrogen maupun dari sisi produk proses pada fuel cell, yakni H2O. Banyak riset saat ini yang diarahkan untuk mewujudkan kendaraan berbasiskan fuel cell mengingat sustainability hidrogen sebagai energy carrier ataupun karakteristik fuel cell yang bebas polusi (zero-emission). Tulisan berikutnya berjudul Reaktor Temperatur Tinggi; Reaktor Nuklir Jepang Abad 21? membahas keunggulan reaktor temperatur tinggi dibandingkan reaktor nuklir biasa. Tingginya temperatur operasi reaktor jenis ini memungkinkan berlangsungnya berbagai reaksi kimia yang memerlukan temperatur sangat tinggi; seperti produksi hidrogen, gasifikasi dan fluidisasi batubara, serta enhanced oil recovery. Jepang telah memiliki reaktor temperatur tinggi, dan direncanakan pada tahun 2008 akan menjadi reaktor nuklir pertama yang memproduksi hidrogen. Teknologi Hybrid, Sekarang dan Masa Datang mengulas solusi problem hemat energi dan ramah lingkungan bagi dunia otomotif, yakni teknologi mobil hybrid. Teknologi hybrid menggabungkan mesin konvensional dengan motor elektrik pada kendaraan. Dengan demikian konsumsi bahan bakar serta polusi ke lingkungan bisa ditekan cukup signifikan. Ditengah tingginya harga bahan bakar minyak dunia saat ini, solusi teknologi hybrid merupakan satu alternatif yang menarik bagi bangsa Indonesia. Tulisan selanjutnya: Volvo Berbahan Bakar Batubara menjelaskan teknologi penggunaan bahan bakar yang selama ini dikesankan kotor dan relatif polutif untuk kendaraan mewah. Tulisan ini cukup detil membahas reaksi yang terlibat dalam proses perubahan batu bara menjadi hidrogen yang merupakan clean energy carrier. Hidrogen bisa digunakan dalam fuel cell yang menjadi penggerak berbagai kendaraan, baik kendaraan biasa hingga jenis kendaraan mewah.

Topik kebijakan energi berisi artikel berjudul Profil Infrastruktur Kelistrikan di Indonesia. Tulisan ini menyoroti rasio elektrifikasi di tanah air serta problematika yang menyebabkan belum tercapainya universal coverage tenaga listrik bagi seluruh masyarakat. Di dalam tulisan ini ditawarkan opsi subsidi yang lebih terarah guna mewujudkan semakin tingginya rasio elektrifikasi di tanah air.

Topik penghematan energi berisi dua tulisan, yakni tentang potensi penghematan energi pada proses pembuatan besi-baja dan penghematan energi pada aliran fluida. Terak (leburan pengotor dalam bentuk oksida) yang dihasilkan dari proses pembuatan besi-baja pada umumnya masih mengandung energi yang sangat tinggi, mengingat proses pembuata besi-baja dilakukan pada temperatur di atas 1500oC. Daur Ulang Limbah Panas Industri Besi Baja membahas teknik penghematan energi pada industri pembuatan besi-baja dengan memanfaatkan panas laten yang masih terkandung dalam terak. Kandungan energi yang cukup besar tersebut bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk berbagai proses yang lain, seperti produksi semen ataupun methanol. Teknik perhitungan untuk menyandingkan panas laten terak dengan proses kimia yang memerlukan energi setara dibahas dengan cukup detil. Hemat Energi dengan Smart Additive membahas penggunaan sejumlah kecil polymer/surfaktan untuk menurunkan faktor gesekan fluida dalam pipa secara signifikan. Teknologi ini sukses diterapkan dalam berbagai bidang, seperti pengaliran minyak mentah (ribuan kilometer), aliran air pada pemadam kebakaran, aliran pada saluran buangan kota, hingga pengaliran air untuk keperluan irigasi pertanian. Rendahnya faktor gesekan fluida akan menurunkan penggunaan energi untuk mengalirkan fluida atau meningkatkan kecepatan fluida pada suplai energi yang sama. Di tengah masalah kelangkaan energi saat ini, penggunaan smart additive semacam ini menemukan justifikasinya.

written by asri


Responses

  1. end up writing more of an article…

    than a blog post. this can, at times, really bore your readers and at other times it is exactly what the reader wants. if you are writing a review, it’s better to write too much information but when sharing a tip,…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: